Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Saat Upgrade Sistem Audio Mobil

Sistem audio mobil yang ada pada kendaraan bisa jadi tidak terlalu menarik perhatian Anda saat hendak membeli sebuah kendaraan pribadi. Akan tetapi, fitur ini tetap menawarkan kegunaan yang bisa Anda manfaatkan selama berkendara.

Bayangkan jika Anda harus terjebak dalam macet atau harus melakukan perjalanan jauh. Rasa bosan dan stress dapat saja tiba-tiba muncul. Pada momen-momen seperti inilah, perangkat audio menawarkan fungsinya. Anda dapat mendengarkan musik baik dari koleksi CD dan MP3 atau cukup dari siaran radio.

Beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa mendengarkan musik baik yang bernada sedih maupun upbeat, dapat memberikan pengaruh positif pada mood seseorang. Hal ini sangat penting untuk menjaga pikiran tetap dingin dan konsentrasi terjaga selama berkendara.

Banyak pemilik kendaraan roda empat yang sengaja menyisihkan budget untuk upgrade audio mobil mereka. Meskipun sudah memiliki kualitas bagus, suara yang dihasilkan dari audio bawaan pabrik masih terbilang standar. Bagi para pecinta genre musik tertentu, hal ini tentu kurang memuaskan. Makanya mereka memilih untuk melakukan upgrade. Tertarik untuk melakukan hal sama pada kendaraan pribadi Anda?

modifikasi audio mobil ternyata tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemasangan yang salah dapat beresiko, misalnya terjadi konsleting listrik yang memicu kebakaran dikarenakan pemilihan dan instalasi komponen sistem tata suara. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat hendak memasang sistem audio mobil baru:

  • Pemilihan Head Unit dengan fitur lebih banyak

Ada baiknya memilih head unit dengan fitur terintegrasi. Komponen ini biasanya sudah tersedia pada mobil kelas premium. Sedangkan jika mobil Anda hanya menawarkan spesifikasi sistem audio standar, Anda masih bisa menggantinya dengan produk lebih berkualitas yang menawarkan lebih banyak fitur seperti layar sentuh, port untuk USB dan pemutar MP3, serta konektifitas Bluethooth dan smartphone atau bahkan streaming dari Spotify.

 

  • Ganti Speaker dan Subwoofer sesuai selera musik

Setiap genre musik memiliki ciri khasnya tersendiri. Misalnya jazz yang lembut dan hiphop yang upbeat. Pemilihan dua komponen tersebut dapat disesuaikan dengan selera musik Anda. Hal ini bisa dikonsultasikan dengan instalator untuk bisa mendapatkan kualitas suara yang tepat.

 

  • Penggunaan Power Amplifier

Komponen ini fungsinya untuk memberikan support pada kinerja aki agar tidak bekerja terlalu berat dan menjadi boros dikarenakan instalasi audio mobil Selain itu, power amplifier juga dibutuhkan agar suara dari head unit dapat diperkuat penyalurannya hingga speaker. Dengan begitu, output audio yang dihasilkan bisa lebih maksimal.

 

  • Kerapian Instalasi Keseluruhan Komponen

Kerapian pemasangan juga perlu diperhatikan agar setiap bagian dari sistem tata suara dalam kendaraan tidak terlihat berantakan. Selain itu, pertimbangan ini juga akan mempengaruhi keamanan. Misalnya speaker dan subwoofer yang dipasang menempel pada body mobil menggunakan baut agar kuat dan tidak mudah lepas. Kemudian, perhatikan pula tata letak kabel. Selain agar tampilannya tetap rapi, pemasangan kabel yang hati-hati juga dapat menghindari terjadinya konsleting listrik. Gunakan produk berkualitas dan pasang seperlunya saja. Apabila pemotongan diperlukan, gunakan isolasi untuk merapikan ujungnya. Pemasangan kabel yang berseliweran, saling bertumpuk atau tergulung dapat mempengaruhi aliran suara sehingga output audio mobil yang dihasilkan menjadi kurang maksimal.

Berisiko Overheat, Baterai Galaxy Note 4 Ditarik dari Peredaran

Kasus yang menimpa Galaxy Note 7 tahun lalu membuat Samsung kini sangat waspada terhadap pasokan baterai untuk produknya. Tidak hanya berlaku untuk produk terbaru, tapi juga produk lawas macam Galaxy Note 4.

Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat atau CPSC telah mengumumkan penarikan terhadap baterai Galaxy Note 4 dengan alasan risiko panas berlebih (overheat). Namun, kesalahan kali ini bukan dari pihak Samsung, melainkan dari pihak lain yang menggunakan baterai untuk versi rekondisi Galaxy Note 4.

“Penarikan ini melibatkan baterai yang dipasang pada versi rekondisi Samsung Galaxy Note 4 AT&T oleh FedEx Supply Chain dan didistribusikan sebagai pengganti hanya melalui program asuransi AT&T,” tulis CSPC seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (17/8/2017).

Menurut CSPC, baik Samsung maupun FedEx sudah memastikan bahwa sebagian baterai yang ditarik adalah palsu dan menunjukkan anomali yang bisa mengarah pada panas berlebih. “Baterai bukan dari OEM, artinya mereka tidak dipasok dari perlengkapan asli yang dibuat oleh produsen Samsung,” tulis CSPC.

Sayang tidak diberitahu berapa jumlah baterai Galaxy Note 4 yang berhasil ditarik dari peredaran.

Samsung sendiri kini telah belajar penuh dari pengalaman pahit itu. Tak mau berputus asa, vendor ponsel asal Korea Selatan ini malah berniat untuk merilis penerus dari Galaxy Note 7 akhir bulan Agustus.