Waspada! Kenali Gejala Pembekuan Darah Berikut

Pembekuan darah memiliki peran yang penting dalam proses penyembuhan tubuh. Tetapi pembekuan darah juga bisa terjadi didalam vena dan arteri yang dapat menciptakan masalah serius. Agar dapat membekukan darah, biasanya trombosit dan plasma akan menarik satu sama lain dan melepaskan zat kimia yang dapat menghentikan pendarahan eksternal. Setelah sembuh, tubuh akjan menyerap dan menguraikan darah yang menggumpal. Tetapi hal ini kadang terjadi kegagalan. Komplikasi pembekuan darah yang biasanya terjadi disebabkan karena kondisi yang disebut Trombosit Vena Dalam. Dan kondisi ini dikarateristikan dengan terbentuknya gumpalan darah pada vena. Saat gumpalan darah terjadi dalam vena, darah akan mulai menumpuk di belakang gumpalan, dan tidak dapat mengalir ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah, jika gumpalan terlepas akan mengarah ke jantung dan menyebabkan masalah. Jika gumpalan menemukan jalan ke arteri yang mengalirkan darah ke otak maka akan menyebabkan stroke.

Sangat penting untuk mengenali tanda-tanda pembekuan darah. Sehingga pengobatan yang tepat dapat segera dilakukan.  Inilah beberapa tanda yang timbul saat seseorang mengalami pembekuan darah, antara lain :

  1. Kaki Bengkak

Pembekuan darah biasanya akan terlihat pada bagian kaki yang bengkak. Karena darah yang menggumpal telah memblokir aliran darahdi kaki. Apalagi jika duduk terlalu lama dan tanpa peregangan.

  1. Kaki atau Lengan Sakit

Rasa sakit yang dirasakan saat pembekuan darah hampir sama dengan rasa sakit saat sedang kram otot atau otot yang tegang. Sehingga membuat orang kadang terkecoh dan tidak mempedulikannya. Nyeri yang dirasakan saat pembekuan darah juga bisa dirasakan saat sedang berjalan atau saat melenturkan kaki ke atas.

  1. Nyeri di Dada

Nyeri yang dirasakan di dada merupakan salah satu tanda serangan jantung. Tetapi pulmonary embolism juga dapoat menimbulkan rasa nyeri pada dada. Bedanya, rasa nyeri pada pulmonary embolism lebih tajam dan akan terasa lebih menusuk saat mengambil napas dalam-dalam. Dan rasa nyeri pada serangan jantung seringkali terpancar dari daerah atas tubuh seperti bahu, leher, dan rahang.

  1. Napas Tersengal-sengal

Dengan adanya pembekuan darah di daerah paru-paru juga akan membuat aliran oksigen menjadi tidak lancar. Sehingga hal ini akan membuat napas menjadi tersengal-sengal atau sulit.

  1. Batuk

Batuk yang disertai dengan sesak napas, detak jantung yang cepat, dan juga nyeri pada dada juga merupakan tanda pulmonary embolism. Walaupun batuk kering, tetapi terkadang disertai dengan lendir ataupun darah.

Jika mengalami atau merasakan beberapa tanda diatas, akan lebih baik jika segera berkonsultasi dengan dokter. agar segera mendapatkan perawatan yang cepat dan juga tepat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *